Gejala Kekurangan Vitamin B12

Seiring dengan berjalannya usia seseorang, maka kemampuan tubuh mereka dalam menyerap vitamin B12 pun akan melambat, sehingga tak aneh jika 4 dari 100 wanita yang berusia antara 49 hingga 59 tahun cenderung mengalami kekurangan vitamin B12.

Seorang vegetarian lebih beresiko terkena kekurangan vitamin B12, karena seperti yang kita ketahui bersama bahwa para vegetarian lebih berfokus pada makanan nabati saja, dan menghindari makanan hewani secara total. Padahal, vitamin B12 sendiri lebih banyak ditemukan dalam jenis makanan hewani, seperti daging sapi, telur, kerang, dan produk susu.

Gejala Kurang Vitamin B12

Mengkonsumsi beberapa obat-obatan seperti Metformin (yang biasa digunakan untuk mengobati diabetes tipe-2 atau sindrom ovarium polikistik) juga bisa menjadi tambahan resiko mengalami kekurangan vitamin B12 untuk Anda. Juga, beberapa jenis penyakit seperti celiac atau Crohn juga turut berkontribusi terhadap kondisi tersebut.

Meskipun Anda masih bisa menemukan vitamin B12 dalam buah-buahan dan sayuran, tetapi kadarnya sangat kecil sehingga tidak akan mampu mencukupi kebutuhan harian Anda. Artinya, Anda pun harus tetap mendapatkannya dari makanan sumber hewani – atau jika Anda adalah seorang vegetarian, pastikan untuk mendapatkannya melalui suplemen yang telah direkomendasikan oleh dokter Anda.

Lantas, apa fungsinya vitamin B12 tersebut terhadap tubuh kita? Tentu saja, jenis vitamin yang juga sering disebut Kobalamin ini sangatlah dibutuhkan untuk menjaga fungsi otak dan sistem kekebalan tubuh Anda dari waktu ke waktu, serta memainkan peran penting terhadap DNA dan produksi sel darah merah di dalam tubuh Anda.

Efek dari kekurangan vitamin B12 juga bisa beragam, dimulai dari rasa lelah yang ekstrim hingga penglihatan yang buruk. Untuk selanjutnya, Anda kemungkinan akan mengalami berbagai macam gejala kurang mengenakkan.

Bahkan untuk kasus-kasus yang lebih parah, kekurangan vitamin B12 mengharuskan Anda untuk pergi ke dokter dan mendapatkan suntikan atau suplemen yang telah diresepkan oleh para ahli.

Jadi, mendapatkan asupan vitamin B12 sangatlah penting, sama pentingnya ketika Anda mencari vitamin-vitamin lainnya yang lebih umum seperti vitamin A, vitamin C, dan vitamin E. Untuk lebih jelasnya. Berikut adalah beberapa gejala Anda kekurangan vitamin B12 yang harus diperhatikan. Ketika itu terjadi, segera lakukan pengecekan kepada dokter.

Gejala Kekurangan Vitamin B12

1. Merasa Terus Mengantuk Sekalipun Tidur Cukup di Malam Hari

Menurut seorang juru bicara dari Academy of Nutrition and Dietetics bernama Lisa Cimperman, RD, mengatakan bahwa kelelahan merupakan salah satu tanda dari kekurangan vitamin B12. Hal ini terjadi karena tubuh Anda sangat bergantung terhadap jenis vitamin yang satu ini untuk menciptakan sel darah merah yang bertugas dalam membawa oksigen ke berbagai macam organ di tubuh Anda.

Dan ketika sel-sel Anda tidak cukup mendapatkan asupan oksigen, maka Anda akan merasa selalu kelelahan berapapun lamanya Anda tidur di malam hari. Tetapi karena kelelahan juga bisa disebabkan oleh berbagai macam kondisi kesehatan lainnya (seperti penyakit autoimun), maka Anda harus menemukan gejala pendukung lainnya yang telah disebutkan di bawah ini.

2. Tidak Mampu Mengangkat Barang-Barang yang Lebih Berat

Masih berbicara mengenai kekurangan oksigen di sel-sel tubuh Anda, maka efeknya pun akan membuat otot-otot Anda menjadi lembek seperti bubur. Seperti yang sudah disebutkan di atas, jika Anda merasa selalu kelelahan serta tidak mampu mengangkat beban berat yang sebelum-sebelumnya bisa Anda angkat dengan mudah, maka kemungkinan Anda tengah kekurangan kadar vitamin B12 di tubuh.

3. Anda Akan Mengalami Sensasi Aneh di Tubuh

Beberapa para pasien yang kekurangan vitamin B12 melaporkan bahwa mereka senantiasa merasakan sensasi aneh yang selalu datang dari waktu ke waktu, seperti terasa terkena sengatan listrik dari kepala hingga kaki. Sensasi atau rasa sakit aneh ini disebabkan karena terdapatnya kerusakan saraf di tubuh, yang juga dipicu oleh kadar oksigen rendah di sel-sel tubuh Anda.

4. Menjadi Pelupa

Seiring dengan berjalannya usia Anda, maka Anda pun seringkali melupakan beberapa nama-nama dari keluarga terdekat Anda. Kemudian, Anda pun khawatir bahwa gejala tersebut merupakan salah satu tanda dari demensia yang mulai menyerang. Tetapi ada kalanya hal tersebut disebabkan oleh kadar vitamin B12 yang rendah di tubuh Anda.

Bahkan para ahli kesehatan pun – termasuk Lisa Cimperman, RD, juga seringkali sulit membedakan antara gejala kekurangan vitamin B12 dengan penyakit Alzheimer. Hingga akhirnya ia pun melakukan tes darah kepada pasiennya dan menemukan bahwa penyebab utama dari ‘pelupa’ tersebut disebabkan oleh kekurangan vitamin B12. Dengan memberikan suplemen kobalamin, maka kemungkinan besar masalah tersebut bisa diatasi dengan mudah.

5. Lebih Mudah Pusing

Kekurangan vitamin B12 pun bisa membuat Anda merasa pusing sesaat atau sakit kepala setelah berjalan menaiki anak tangga di rumah atau di kantor tempat Anda bekerja. Teori ini tentu telah dibuktikkan oleh sebuah penelitian dari negara Turki yang melibatkan sekitar 100 orang yang selalu merasa pusing. Di akhir penelitian tersebut memperlihatkan bahwa sebanyak 40% dari mereka ternyata mengalami kekurangan vitamin B12.

6. Kulit Anda Terlihat Pucat

Pada sebagian besar kasus kekurangan vitamin B12, banyak orang mengalami perubahan warna di kulit mereka menjadi kuning pucat. Hal ini terjadi karena sel-sel darah merah Anda menjadi lebih rapuh dan mudah pecah, sehingga menyebabkan pelepasan pigmen bilirubin di sana, dan membuat Anda terlihat seperti tengah menderita penyakit kuning.

7. Lidah Menjadi Terasa Halus dan Memerah

Sekitar setengah dari kasus orang-orang yang menderita kekurangan vitamin B12 akan kehilangan papillae, sejenis tonjolan-tonjolan kecil di lidah mereka, terutama di sekitar tepi. Mereka juga seringkali melaporkan perasaan terbakar atau nyeri di bagian belakang lidah mereka. Sayangnya, dikarenakan papillae tersebut berfungsi sebagai indera pengecap makanan Anda, maka tak jarang Anda pun akan kehilangan cita rasa dari makanan favorit Anda.

Faktanya, menurut seorang ahli diet bernama Angela Grassi, RD, dari PCOS Nutrition Center di Bryn Mawr mengatakan bahwa kebanyakan kaum wanita yang tengah mengalami kekurangan vitamin B12 cenderung kehilangan berat badannya secara signifikan, karena tanpa adanya indera pengecap tersebut membuat mereka tidak memiliki nafsu makan seperti sebelumnya.

8. Setiap Hal Kecil Akan Membuat Anda Mudah Menangis

Apakah Anda seringkali mengalami rasa cemas atau cepat sedih daripada sebelumnya? Kemungkinan besar hal itupun disebabkan karena Anda kekurangan vitamin B12. Meskipun belum terdapat penelitian yang menjelaskan fenomena tersebut secara terperinci, tetapi para ahli kesehatan sudah menyimpulkan bahwa vitamin B12 memiliki hubungan erat dengan sintesis bahan kimia di otak, seperti serotonin dan dopamin yang berfungsi sebagai pengatur suasana hati Anda.

9. Gangguan Pada Daya Penglihatan Anda

Seperti yang sudah disebutkan di awal-awal, kekurangan vitamin B12 pun bisa berakibat fatal terhadap kondisi mata Anda. Dalam kasus yang sangat parah, kondisi ini dapat merusak saraf optik di mata atau menyumbat pembuluh darah di retina, sehingga menyebabkan Anda terkena pandangan kabur, penglihatan ganda, sensitif terhadap cahaya dari luar, bahkan hingga kehilangan penglihatan secara permanen atau buta.

Demikian ulasan tentang tanda atau gejala kekurangan vitamin B12 yang harus diwaspadai. jadi bisa dilakukan pencegahan dini dengan mengkonsumsi makanan, sayuran atau buah-buahan yang mengandung vitamin B12 ini.

Manfaat Kolang Kaling

Asri
2 min read

Obat Sakit Tenggorokan

Asri
4 min read

Obat Sakit Kepala

Asri
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close